Pengertian Manajemen Proyek

Pengertian Manajemen Proyek

pondoksalam – Manajemen proyek adalah disiplin ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (pelaksanaan dan pengendalian) yang memungkinkan suatu proyek dapat dicapai. Proyek adalah suatu kegiatan yang bersifat sementara dan ditetapkan dari awal pekerjaan sampai selesai (biasanya selalu dibatasi oleh kendala seperti waktu, dan juga dibatasi oleh sumber dana).

Proyek selalu bersifat sementara dan sangat kontras dengan bisnis secara keseluruhan (operasi produksi), di mana operasi produksi berulang, dan kegiatannya biasanya permanen atau semi permanen untuk produksi suatu produk atau jasa.

Tugas utama dalam sebuah proyek adalah untuk mencapai tujuan dan sasaran proyek, menyadari bahwa ada batasan yang dipahami sebelumnya.

Proses manajemen proyek

Mendekati tahapan proyek secara keseluruhan, Anda perlu menentukan urutan langkah demi langkah yang perlu diselesaikan. Dalam “pendekatan tradisional” ini, Anda dapat membedakan lima komponen pengembangan proyek (empat tahap ditambah kontrol) dan menambahkannya pada tahap penyelesaian proyek, yang juga dapat disebut “siklus hidup proyek”. Pada dasarnya, siklus hidup proyek adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana suatu proyek direncanakan, dipantau, dan juga dilacak dari saat proyek disetujui hingga saat tujuan akhir proyek tercapai.

Ada 5 tahapan utama kegiatan atau aktivitas dalam siklus hidup suatu proyek, antara lain sebagai berikut:

  1. inisiasi;
  2. perencanaan dan desain;
  3. pelaksanaan dan konstruksi;
  4. sistem pengendalian dan manajemen;
  5. tahap akhir atau penyelesaian.

Tahap inisiasi

Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal dari kegiatan/kegiatan proyek, sejak proyek telah disepakati untuk dilaksanakan. Fase inisiasi pertama-tama akan mengidentifikasi masalah yang perlu ditangani.

Tahap perencanaan dan desain

Setelah ruang lingkup proyek ditentukan dan tim proyek terbentuk, maka kegiatan proyek akan pindah ke tahap perencanaan. Pada tahap ini, dokumen perencanaan akan disiapkan secara rinci untuk memandu tim proyek selama kegiatan atau kegiatan proyek.

Kegiatan yang akan dilakukan pada tahap perencanaan dan perancangan merupakan dokumentasi.

  1. rencana proyek,
  2. rencana sumber daya,
  3. rencana keuangan,
  4. rencana risiko,
  5. rencana penerimaan,
  6. rencana komunikasi,
  7. Rencana pembelian,
  8. Pemasok Kontrak
  9. Lakukan tinjauan fase.

Tahap implementasi (pelaksanaan proyek dan/atau konstruksi)

Pada tahap ini, kegiatan proyek siap untuk melangkah ke tahap pelaksanaan dan implementasi proyek. Pada tahap implementasi ini, tujuan proyek akan dibangun secara fisik. Semua tindakan yang ditentukan dalam dokumentasi rencana proyek akan diselesaikan.

Kontrol panggung dan sistem manajemen

Selama proses pengembangan, beberapa proses manajemen harus dilakukan agar dapat melacak dan mengontrol implementasi hasil (sasaran) sebagai hasil akhir proyek.

Tahap akhir

Tahap terakhir ini adalah penyelesaian kegiatan proyek. Pada tahap ini, hasil akhir proyek (project results) beserta dokumentasinya akan dipresentasikan kepada pelanggan, kontrak dengan pemasok akan diakhiri, tim proyek akan dibubarkan dan akan memberikan laporan kepada semua pemangku kepentingan (tertarik tim) menunjukkan bahwa kegiatan proyek atau kegiatan telah selesai.

Pada langkah terakhir ini, review pasca-implementasi harus dilakukan untuk menentukan tingkat keberhasilan proyek dan mencatat setiap pelajaran dari kegiatan atau kegiatan proyek sebagai pelajaran untuk proyek-proyek masa depan.