Banyak debitur atau nasabah yang masih bingung seputar Suku Bunga KPR 2021, terutama bagi pertama kali pengajuan. Daripada bingung, yuk intip hal yang sering ditanyakan di bawah ini!
Tahukah Anda jika pada awal tahun 2021, beberapa bank telah menurunkan suku bunga KPR? Tentunya, ini jadi hal yang menggembirakan bagi calon pemilik rumah! Dalam rangka membantu Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada masa pandemi, beberapa bank memangkas suku bunga kredit dan juga menyalurkan subsidi bunga dari pemerintah Indonesia. Namun bicara soal KPR, memang banyak hal yang sering membuat kita bingung. Apalagi jika mengajukan untuk pertama kalinya. Entah dari cara pengajuan, dokumen apa saja yang perlu disiapkan, prosedur hingga Suku Bunga KPR 2021 yang berlaku pada masing-masing bank. Tentunya, semua informasi bisa Anda temukan secara resmi pada website bank yang dituju.
Suku Bunga KPR 2021 dibagi menjadi lima jenis yakni suku bunga tetap atau fixed, suku bunga mengambang atau floating, suku bunga flat, suku bunga efektif, dan suku bunga anuitas. Tidak semua bank mempunyai kelima jenis suku bunga ini. Akan tetapi umumnya, suku bunga tetap, mengambang dan flat dijadikan suku bunga yang regular. Masih banyak hal seputar suku bunga KPR yang perlu Anda ketahui. Tanpa berlama-lama, yuk intip selengkapnya di artikel ini
Apa Bedanya Suku Bunga Fixed, Floating dan Flat?
Seperti paparan di atas, ketiga jenis suku bunga ini hampir semua bank memilikinya. Bahkan bisa dibilang menjadi standar suku bunga bank di Indonesia. Nah buat Anda yang baru pertama kali mengajukan KPR, tentunya masih terasa asing bukan? Dari ketiga jenis ini suku bunga floating cukup berbeda di antara suku bunga fixed dan flat. Suku bunga fixed sesuai namanya bersifat tetap dan tidak berubah selama jangka waktu kredit atau pembiayaan, bahkan sampai dengan tanggal jatuh tempo, sedangkan suku bunga flat perhitungannya mengacu pada jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode cicilan.
Suku bunga fixed biasanya memiliki jangka waktu yang ditetapkan, seperti satu hingga lima tahun. Namun suku bunga flat tidak memiliki jangka waktu yang tetap, perhitungannya langsung dibagi dalam jumlah bulan jangka waktu kredit. Sebagai contoh, suku bunga fixed dalam jangka waktu 5 tahun bunga tidak berubah alias tidak naik atau tidak turun. Jika suku bunga flat, Anda pilih jangka waktu 10 tahun maka tidak ada jangka waktu dengan bunga tetap. Nah beralih ke suku bunga floating, suku bunga ini selalu berubah mengikuti suku bunga ketetapan Bank Indonesia, misalnya Anda mengambil jangka waktu kredit 10 tahun. Suku bunga awal fixed 5 tahun, maka 5 tahun berikutnya naik dan angkanya tidak diketahui secara pasti.
Biasanya Bank Menerapkan Kombinasi Suku Bunga?
Ya, umumnya bank menerapkan kombinasi di antara suku bunga yang berlaku. Misalnya saja, suku bunga fixed-floating. Variasi suku bunga fixed pun ditawarkan beragam mulai dari satu hingga lima tahun. Tergantung kebijakan dan promo yang bisa diberikan bank tersebut. Sedangkan suku bunga floating sesuai paparan di atas, akan mengikuti suku bunga yang berlaku dari Bank Indonesia.
Bisakah Suku Bunga Turun?
Untuk Suku Bunga KPR 2021, tentu bisa turun sesuai ketetapan dari masing-masing bank. Bahkan tak sedikit yang menawarkan promo untuk suku bunga dengan angka tertentu. Sebut saja Bank BTN yang mendukung arahan pemerintah dan regulator keuangan. Bank BTN mencatatkan penurunan bunga tertinggi sebesar 270 basis poin (bps) atau 3,50 persen. Untuk suku bunga kredit korporasi menjadi 8% dari sebelumnya 9,9%, suku bunga kredit ritel menjadi 8,25% dari sebelumnya 9,9%, dan suku bunga kredit konsumsi menjadi 7,25% dari sebelumnya 9,95%.
Untuk Bank BTN, Berapa Suku Bunga yang Berlaku Saat Ini?
Sebagai komitmen Bank BTN dalam menyalurkan perumahan bagi masyarakat Indonesia, Suku Bunga KPR 2021 yang ditawarkan tentunya bersaing! Untuk KPR Konvensional, terdapat di angka 6,99% dengan cicilan mulai dari Rp 2.683.516 per bulan, dan KPR Syariah di angka 6,99% dengan cicilan mulai dari Rp 3.143.986 per bulan. Nah bagi Anda yang ingin melakukan pengajuan cukup dalam 10 menit saja dan langsung terhubung dengan kantor cabang Bank BTN terdekat! Cara pengajuannya mudah, lho. Awali dengan mencari menu “Ajukan KPR” atau “Ajukan Kredit”, kemudian isi sejumlah kolom yang tersedia mulai dari data diri hingga data penghasilan. Namun sebelum mengajukan, registrasi terlebih dahulu pada website BTN Properti ya.
Jika Anda belum memiliki rumah idaman, tak perlu khawatir! Bank BTN menjadi platform pertama milik bank yang bekerjasama dengan developer di seluruh Indonesia. Temukan hunian impian Anda bersama properti-properti pilihan dari developer ternama, seperti Arya Lingga Manik, Grand Mekarsari, Duta Putra Land, HK Realtindo, Bandara City, PP Urbantown Serpong dan masih banyak lagi. Beberapa properti bahkan dilengkapi dengan fitur 4D dimana Anda dapat menjelajahi seluruh isi rumah, seperti sedang survei langsung di tempat! Keren banget, kan?
Selain website, segera unduh aplikasi BTN Properti yang tersedia di Google Play dan Apple App Store. Aplikasi ini bisa membantu Anda mendapatkan semua informasi Suku Bunga KPR 2021 dan pengajuan KPR jadi lebih cepat. Informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Customer Service via Live Chat pada bagian “Let’s Chat – Online” dan juga Whatsapp. Ikuti terus perkembangan terbaru BTN Properti pada akun sosial media resmi, yaitu Facebook, Twitter, Youtube dan Instagram!