6 Tanda Popok Bayi Sudah Penuh dan Harus Segera Diganti

Mengganti popok bayi sesegera mungkin saat sudah penuh sangatlah penting untuk dilakukan. Alasannya lebih dari sekadar menghindari popok yang bocor, melainkan juga untuk mencegah munculnya ruam kemerahan karena terlalu lamanya kulit bayi berada di kondisi lembap. Agar lebih mudah mengetahui kapan popok bayi sudah penuh atau harus segera diganti, yuk cek tanda-tandanya di sini.

1. Bagian Bawah Popok Terasa Penuh dan Berat

Popok si buah hati sudah harus diganti saat bagian bawah popok terasa penuh dan berat. Berat dan padatnya popok disebabkan karena sudah banyak cairan yang berhasil diserap oleh popok. Jika tidak segera diganti, bisa-bisa nanti cairan dalam popok akan meluber atau merembes ke pakaian si buah hati karena sudah tidak mampu lagi menahan cairan tersebut.

2. Bagian Dalam Popok Terasa Basah

Popok biasanya dilengkapi dengan fitur quick dry, yang membuat permukaannya akan cepat kering meskipun telah menyerap cairan. Namun, saat cairan yang ditampung sudah melebihi kapasitas seharusnya, tentu permukaan popok pun akan mulai terasa lembap atau bahkan basah. Nah, inilah yang kemudian bisa jadi pertanda kalau popok sudah penuh dan harus diganti.

Agar bisa memastikan basah atau tidaknya bagian dalam popok, Anda bisa cek langsung dengan menggunakan jari. Cuci bersih jari terlebih dahulu, lalu sentuh bagian permukaan popok. Jika permukaan popok sudah kentara basahnya, maka saatnya untuk mengganti popok si buah hati dengan yang baru.

3. Bagian Bawah Popok Menggembung

Pada beberapa popok, bagian bawahnya akan menggembung saat popoknya sudah penuh. Menggembungnya bagian bawah popok menandakan sudah banyaknya cairan yang diserap oleh popok tersebut, sehingga menumpuk di bagian bawahnya. Jika sudah begini, popok si buah hati harus segera Anda ganti, karena popok yang menggembung akan membatasi gerak aktif si kecil.

4. Popok Mengeluarkan Bau yang Tidak Sedap

Semakin lama dan banyak cairan dan kotoran yang diserap oleh popok, maka akan semakin kentara aroma tidak sedap yang dihasilkannya. Jika aroma yang identik dengan cairan pipis mulai menguar dari popok bayi, maka itu tandanya untuk Anda mengganti popok yang sudah penuh tersebut dengan yang popok yang baru.

Selain dari cairan pipis yang diserap oleh popok, kotoran bayi juga memicu aroma yang juga tidak sedap. Jika aroma khas kotoran menguar dari popok bayi, langsung saja ganti tanpa menunggu popok penuh dan terasa berat. Jika dibiarkan lama, bakteri dari kotoran akan bisa memicu iritasi pada permukaan kulit bayi lebih cepat.

5. Bayi Mulai Menangis

Tanda lain yang memberitahu Anda kalau popok sudah penuh dan harus segera diganti adalah tangisan bayi. Meskipun tidak semua bayi akan memberikan reaksi yang sama, namun sebagian bayi biasanya menangis saat popoknya sudah penuh, disebabkan karena rasa tidak nyaman yang muncul akibat lembapnya kondisi popok dan gesekan popok yang basah dengan permukaan kulit.

Nah, jika bayi Anda tiba-tiba saja menangis, berinisiatiflah untuk mengecek kondisi popoknya. Jika saat dicek ternyata popok sudah penuh, maka gantilah dengan popok yang baru. Biasanya setelah popoknya diganti, bayi akan kembali tenang. Namun, jika ternyata popok masih dalam kondisi kering, bisa jadi bayi merasa lapar ataupun hal yang tidak nyaman lainnya.

6. Cek Indikator Basah

Mudah sekali mengecek penuhnya popok atau tidak, jika popok yang dikenakan si buah hati memiliki indikator basah atau wetness indicator. Indikator basah ini biasanya ditandai dengan garis atau gambar, yang nantinya akan mengalami perubahan warna saat kondisi popok sudah penuh dengan cairan. Jadi, akan sangat mempermudah Anda untuk mengetahui kapan waktunya ganti popok.

Lakukan saja pengecekan secara berkala untuk melihat apakah indikator basah ini sudah berubah atau belum. Apalagi, jika bayi dalam kondisi mengenakan pakaian atau celana, sehingga membuat Anda harus mengintip dari balik celana untuk mengetahui kondisi wetness indicator ini. Jika indikator basah menandakan popok sudah penuh, segeralah ganti popok dengan yang baru.

Cek Popok Penuh Lebih Mudah dengan Wetness Indicator Baby Happy.

Anda tidak akan pusing lagi menentukan popok penuh atau tidak dengan adanya teknologi wetness indicator dari popok Baby Happy. Indikator basah dari popok Baby Happy ini disimbolkan dengan gambar gajah, yang warnanya akan memudar saat popok sudah penuh. Saat gambar wajah popok Baby Happy sudah memudar, ganti saja langsung popok si buah hati.

Yuk, kenali tanda-tanda popok sudah penuh di atas, agar nanti popok bisa diganti tepat waktu, sehingga bayi terhindar dari resiko ruam kemerahan. Agar lebih   menentukan penuh atau tidaknya popok, Anda bisa pakai popok Baby Happy yang dilengkapi dengan wetness indicator berupa gambar gajah. Jika gambar gajahnya sudah memudar, sudah saatnya untuk ganti ke popok yang baru.